Test Gula Darah—Mengapa Perlu?

Berlainan dengan type penyakit beda di mana semua langkah pengawasan serta perawatan ada di tangan tenaga medis profesional, jadi penyakit diabetes memanglah juga akan begitu mengharuskan pasien ikut serta segera dalam sistem pengawasan. Termasuk juga di dalamnya pemantauan perubahan kandungan gula darah lewat test gula darah yang teratur.baca juga

Test Gula Darah—Mengapa Perlu?

Untuk pasien diabetes, sebatas menggerakkan test gula darah konvensional lewat laboratorium dipandang tidak cukup efisien untuk mengawasi perubahan keadaan pasien. Untuk tersebut lalu dikenal jenis test gula darah saat itu juga dengan piranti spesial pengukur gula darah instant yang mempermudah Anda untuk mengukur kandungan gula darah Anda kapanpun lewat cara simpel serta praktis, bahkan juga dapat dengan gampang dikerjakan oleh seseorang yang pemula.

Langkah test gula darah saat itu juga ini sangat simpel. Anda cuma juga akan disuruh meneteskan 1 -2 darah pada suatu strip yang telah ditetapkan. Anda dapat buat luka tusukan kecil untuk buat darah menetes keluar. Strip ini juga akan dimasukan dalam slot pada alat ukur. Serta dalam hitungan detik, alat ukur ini juga akan keluarkan data kandungan gula darah dalam darah Anda.

Seberapa Perlu Test Gula Darah Saat itu juga Dikerjakan?

Seperti telah disebutkan terlebih dulu, dengan medis telah lama di kenal system pengecekan gula darah dengan konvensional bernama A1C test. Test ini dikerjakan dengan lakukan penyulingan darah untuk ambil komponen glycosylated hemoglobin. Serta lakukan perhitungan kandungan glukosa murni dalam komponen ini. Hasil perhitungan ini juga akan jadi deskripsi keadaan glukosa atau gula darah Anda dalam 3 bln. paling akhir.

Test gula darah ini begitu perlu untuk pengidap diabetes, karna data dari test ini dipandang jadi deskripsi akurat bagaimana keadaan diabetes seorang sepanjang 3 bln. serta bisa jadi referensi penyembuhan selanjutnya.

Cuma saja banyak pakar diabetes berasumsi test 3 bln. sekali ini tidak juga akan cukup penuhi keperluan info juga akan keadaan kandungan gula darah terbaru. Banyak pasien memerlukan info ini bahkan juga lebih dari 1 kali dalam satu pekan atau jadi lebih dari 1 kali dalam 1 hari.

Menurut Linda Dale, RN, BA, CDE, lakukan pengawasan pada kandungan gula darah dengan kontinyu juga akan memandu Anda lakukan manajemen diabetes dengan tambah baik. Beliau yaitu spesialis

perawatan klinis unit program Edukasi Diabetes dari the University of Michigan Comprehensive Diabetes Center di Ann Arbor, Michigan.

Masih tetap menurut Linda, seseorang dengan diabetes mesti mengetahui baik bagaimana mengatur (manajemen) diabetes. Manajemen ini melibatkan alur makan, pola hidup, penyembuhan, serta therapy untuk perawatan pasien diabetes.

Ada waktu perawatan ini butuh diperketat saat keadaan kandungan gula darah tengah tinggi, sedang di bagian beda pasien dapat melonggarkan therapy mereka di waktu kandungan gula darah dalam keadaan normal. Tetapi ada waktu malah mereka butuh melepas kontrol cukup longgar saat pasien alami hipoglikemia.

Terkadang karena diet serta penyembuhan yang ketat, pasien malah alami hipoglikemia atau turunnya kandungan gula darah dalam darah. Keadaan ini dapat cukup beresiko karna bagaimanapun badan memerlukan gula untuk menyokong badannya. Tanpa ada gula atau kekurangan gula dapat mengakibatkan badan kehabisan daya, bahkan juga walau dalam masalah yg tidak tinggi hipoglikemia dapat mengakibatkan kematian.

Apabila Anda tidak lakukan pengawasan juga akan kandungan gula darah dengan kontinyu jadi Anda akan tidak tau kapan keadaan kandungan gula darah Anda tengah tinggi, normal atau jadi rendah. Serta akan tidak tau kapan Anda mesti tingkatkan atau turunkan intensitas therapy serta diet Anda.

Seberapa Seringkali Test Gula Darah Dikerjakan?

Dalam banyak info tentang gula darah, disebutkan tak ada patokan resmi kapan serta seberapa banyak test gula darah butuh dikerjakan. Karna semuanya begitu tergantung pada keadaan dari tiap-tiap pasien.

Om Ganda, MD, Pakar senior dari Joslin Diabetes Center, Boston serta anggota dari Associate Clinical Professor, Medicine Harvard Medical School, menyebutkan pada banyak masalah diabetes type 1 pasien juga akan dianjurkan lakukan test gula darah sampai lebih dari 5 kali satu hari. Ini yaitu keperluan dari pasien diabetes type 1 yang memanglah tidak dapat menghasilkan insulin atau sekalipun tidak dapat mengontrol keadaan gula darah mereka.

Tengah untuk pasien diabetes type 2, pasien juga akan dianjurkan menggerakkan test gula darah saat itu juga tiap-tiap 1 – 2 kali untuk setiap hari. Pada taraf enteng pasien dapat cuma disuruh menggerakkan test gula darah tiap-tiap 2 -3 hari sekali.

Untuk lakukan test gula darah saat itu juga semakin lebih efisien bila dikerjakan tiap-tiap pagi sesudah bangun tidur saat perut masih tetap kosong. Data dari hasil test pagi dapat jadi referensi untuk mengatur alur makan Anda satu hari penuh.

Tengah menurut Deb Bjorsness, R. D., CDE pakar diabetes dari Montana University dengan detail menyebutkan test umumnya dianjurkan dikerjakan diantara 5 saat yaitu, sesudah bangun tidur, sebelumnya makan siang, sesudah makan siang, petang sebelumnya makan malam serta malam hari.

Tetapi sebagian pakar beda merekomendasikan untuk mengerjakannya juga saat Anda sebelumnya serta sesudah menggerakkan berolahraga. Terkadang berolahraga terlalu berlebih pada pasien diabetes dengan perawatan intensif jadi juga akan mengakibatkan keadaan hipoglikemia.

Anda juga dianjurkan untuk lakukan test gula darah dengan lebih intensif saat Anda lakukan perubahan dalam kesibukan atau konsumsi Anda. Demikian Anda mengambil keputusan menggerakkan satu cara diet, konsumsi herbal spesifik atau menggerakkan cara berolahraga baru.

Pada intinya, test gula darah diperuntukkan untuk memastikan formula therapy serta diet apa yang paling pas untuk menjaga kandungan gula darah Anda tetaplah normal. Komposisi serta perbandingan seperti apa yang butuh Anda pertahankan dengan therapy Anda, agar Anda tidak alami hiperglikemia atau hipoglikemia.

Apakah Test Gula Darah Saat itu juga Akurat?

Dalam sebagian jurnal yang diterbitkan oleh National Institutes of Health pada th. 2004, 2005 serta 2007 dikemukakan hasil penelitian yang menyebutkan kalau hasil test yang dipakai dalam sebagian type alat pengukur kandungan gula darah instant dinyatakan dapat dihandalkan. Tingkat eror yang mungkin saja keluar cuma sekitar pada 5% – 16%.

local_offerevent_note December 27, 2017

account_box Yoga


local_offer

Leave a Reply