Perbedaan Parket dengan Lantai Vinyl

Perbedaan Parket dengan Lantai Vinyl

Pernahkah Anda mengunjungi rumah seseorang yang lantainya seperti terbuat dari kayu asli? Setelah Anda menanyakan kepada sang pemilik rumah, ternyata lantainya tidak terbuat dari pelapis kayu asli, tetapi dibuat dari lantai vinyl. Pelapis kayu asli ini biasa disebut dengan parket. Sementara pelapis lantai yang menyerupai kayu ini disebut dengan vinyl.

Meskipun keduanya jelas berbeda, tetapi masih ada saja orang-orang yang menganggap Vinyl dan Parket itu sama terlebih karena secara fisik keduanya hampir mirip. Nah, supaya Anda tidak susah membedakan vinyl dengan parket, pada ulasan ini akan dijelaskan secara rinci perbedaan antara parket dan vinyl. Simak saja penjelasan lengkapnya pada ulasan berikut ini.

 

Mengenal Perbedaan Parket dan Lantai Vinyl

Kelebihan Lantai Vinyl dari pada ParketPerbedaan utama antara parket dengan vinyl bisa dilihat dari bahan dasarnya. Parket terbuat dari bahan alami kayu sehingga tampak lebih elegan.

Sementara lantai vinyl terbuat dari bahan PVC (Polyvinyl Chlorida) yang melibatkan proses kimiawi. Jika dilihat dari materialnya, parket adalah pelapis lantai yang terbuat dari susunan potongan kayu yang sangat elegan dan menghasilkan efek seperti mozaik.

Parket bisa digunakan sebagai lapisan akhir untuk lantai maupun dinding. Karena terbuat dari bahan kayu alami, harga parket ini bisa melambung sangat mahal. Kelebihan menggunakan karpet adalah bisa membuat suhu sebuah ruangan tetap normal (tidak terlalu dingin atau terlalu panas).

Sementara lantai vinyl terbuat dari bahan sintetis yang merupakan campuran dari beberapa bahan kimia dengan teknik pembuatan tertentu. Desain vinyl ini memang terlihat sangat mirip dengan parket. Akan tetapi, teksturnya tentu berbeda. Keunggulan menggunakan bahan vinyl untuk pelapis lantai adalah bahan ini relatif lebih murah. Vinyl juga sangat terkenal ketahanannya.

Normalnya, pelapis lantai ini bisa bertahan hingga 20 tahun. Pelapis lantai jenis ini juga kuat menahan genangan air dan panas. Perawatannya pun cukup mudah. Lantai jenis ini bisa disapu dan dipel seperti lantai keramik pada umumnya. Kekurangannya adalah, lantai dengan bahan vinyl ini mduah tergores sehingga harus hati-hati dengan benda tajam.

local_offerevent_note November 27, 2017

account_box Yudha


local_offer

Leave a Reply