Kopinya Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Kopinya Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Kopinya Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Waktu memang sudah menjelang siang tapi tidak ada tanda – tanda aka nada yang mengajak untuk berangkat minum kopi di warung biasanya. Padahal, Doni sedang libur tidak jual bibit dan Pohon Spathodea karena setok yang dimilikinya sudah habis di rumah. Tapi kenapa temannya yang satunya Fardli tidak juga mengirim pesan untuk mengajak menikmati kopi hitam di pagi hari dalam rangka merayakan kesuksesannya dalam menyelesaikan tugasnya menjual beberapa bibit pohon yang dimilikinya. Kini hanya tinggal beberapa saja yang seharusnya bisa dimiliki kepada semuanya karena sudah ada waktu yang nantinya akan digunakan untuk bisa memberikan kepada setiap orang. Yang dimanakan untuk tidak merasakan kopi sambil menikmati suasana pagi hari karena beberapa hari tidak ada hujan dan baru semalam ada hhujan turun untuk menikmati rintikan embun pagi sambil menikmati kopi.

Setelah perasaan doni mengatakan itu, tiba – tiba handphon di sampingnya berbunyi tandanya ada pesan whatsaap masuk. Dia langsung membuka kabar itu, dan ternyata malah dari istrinya si Sutinah yang membuatnya sangat marah karena justru tidak jadi ke warung untuk berangkat ngopi malah mengantarkan istrinya beli barang – barang beberapa untuk ke pasar. Kini doni yang semestinya libur tidak jual bibit dan Pohon Spathodea malah dibuat istrinya untuk belanja ke pasar. Akhirnya, kopi yang sudah dia pesan dia tinggalkan lalu pulang kerumah untuk mengantarkan istri ke pasar. Lagi – lagi agendanya untuk menikmati hari libur pupus sudah dan kini dia harus menikmati hari liburnya dengan bebelanja di pasar yang memang cukup jauh tempatnya dari rumah yang seharusnya nantinya bisa dilakukan untuk menikmati sebuah keseriusan hanya untuk bisa melakukan yang seharausnya tidak ada yang bisa dilakukan hanya untuk bisa melakukannya kepada orang – orang yang bisa di ajak bersama doni. Karena ini membuat Doni cukup marah karena harus meninggalkan kopinya di warung itu.

Tidak ada yang bisa memberikannya kepada beberapa yang bisa menikmati kenikmatan dari kopi itu sendiri. Setelah hanya bisa dilakukan ketika hanya bisa diberikan kepada yang lain karena dengan suasanan masih sangat dingin dan sedang libur tidak jual bibit dan Pohon Spathodea sudah sangat tepat untuk menikmati kopi pahit di bawah embun – embun pagi yang berdatangan. Ketika nantinya hanya bisa dilakukan inilah yang seharusnya akan nantinya untuk bisa diberikan kepada yang lain. Tapi Doni sungguh menyesal dan marah kepada temannya yang tidak kunjung dating pada waktu itu sehingga membuatnya untuk terpaksa mengantarkan istri untuk belanja di kota. Sudah seharusnya memang tapi kini doni tidak bisa menikmati hari libur yang sesungguhnya karena sudah ada yang dating untuk mengajaknya ngopi.

local_offerevent_note October 20, 2017

account_box Rizal

Leave a Reply