Hukum Umroh dalam Islam. Wajib atau Sunnah?

Dari sisi bhs, umroh bermakna bertandang. Bisa disebutkan kalau umroh adalah satu kesibukan mendatangi tempat yang senantiasa dikunjungi. Hal tersebut karena umroh bisa dikerjakan setiap saat tidak seperti haji yang cuma dikerjakan waktu bln. Dzulhijjah.

Sedang dengan syarâ, umroh bermakna bertandang ke kota Mekkah untuk melakukan beribadah dengan ketetapan serta tata langkah tertentu

Umroh juga dikatakan sebagai al-hajju l-ashghar atau haji kecil. Semua tata langkah yang perlu dikerjakan dalam melakukan beribadah umroh telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam.
Keutamaan Melakukan Beribadah Umroh

hukum umroh dalam islam

1. Diampuninya dosa. Seperti yang dijelaskan dalam satu hadist

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda

Beribadah umrah hingga umrah selanjutnya jadi kafarat untuk dosa diantara keduanya serta haji yang mabrur tak ada balasannya terkecuali surgaâ. (HR Bukhari serta Muslim)

2. Adalah tamu Allah yang juga akan dipenuhi tiap-tiap doanya

Dari Abu Hurairah RA berkata kalau Rasulullah SAW bersabda

Beberapa jamaah haji serta umrah adalah delegasi Allah. Bila mereka berdoâ kepada-Nya, Allah juga akan mengabulkannya. Apabila mereka memohon ampun, jadi Allah juga akan mengampuni-nyaâ. (HR An-Nasaiy serta Ibnu Majah)

3. Untuk wanita, melakukan umroh seperti melakukan pekerjaan jihad seperti lelaki berjihad di medan perang.

Rasulullah SAW bersabda : Jihadnya orang yang telah tua, anak-anak, orang yang lemah serta wanita, yaitu haji serta umrahâ. (HR An-Nasaiy).
Hukum Umroh dalam Islam

beribadah umroh

Hukum umroh ada 2 yakni harus serta sunnah

1. Jadi harus jika beribadah umroh itu baru dikerjakan pertama kalinya hingga dikatakan sebagai Umratul Islam. Diluar itu umroh karna nazar jadi beribadah umroh itu jadi harus.

Jadi jika seorang bernazar juga akan menunaikan beribadah umroh bila sudah lakukan atau memperoleh hasil spesifik, jadi pelaksaan umroh hukumnya jadi wajib

2. Beribadah umroh jadi sunnah jika sudah dikerjakan untuk ke-2 kali atau lebih dan bukanlah adalah nazar

Tetapi di kelompok pakar fiqih setuju kalau beribadah umroh hukumnya harus untuk orang yang disyariatkan untuk menyempurnakan. Meskipun sebagian ulama berpendapat yang berlainan tentang hukum dari beribadah umroh apakah termasuk juga harus atau sunnah
Hukum Umroh Menurut Pendapat Beberapa Ulama

hukum proses umroh

1. Pendapat Pertama mengatakan kalau Melakukan Umroh adalah Sunnah Mu`akkadah

Ulama yang berpendapat begini yaitu Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Ibnu Masâ, Imam Ahmad, Imam Asy-Syafiâ~, Abu Tsaur dan dari kelompok mazhab Zaidiyah.

Dalil-dalil yang jadikan basic kalau umroh adalah sunnah akkadah adalah
Pendapat ini berdasar pada sabda Nabi SAW waktu di tanya mengenai hukum melakukan beribadah umroh, yang lalu dijawab, Tidak. Tetapi bila kalian umroh, jadi itu tambah baik. Juga berdasar pada sabda Rasulullah SAW yakni :
Haji yaitu jihad, sesaat umroh cuma tathawwu

Diluar itu, proses umroh yg tidak ditetapkan oleh saat juga jadikan basic kalau beribadah umroh yaitu sunnah.

2. Pendapat Ke-2 Mengatakan kalau Umroh yaitu Harus, Terlebih untuk Beberapa orang yang Diharuskan Haji.

Pendapat ini diyakini oleh Imam Asy-Syafiâ menurut versus yang paling sahih diantara ke-2 gagasannya, Imam Ahmad menurut versus beda, Ibnu Hazm, beberapa ulama mazhab Maliki, kelompok mazhab Imamiyyah,

Sebagian besar ulama dari kelompok teman dekat serta yang lain juga berpendapat begini dan mereka setuju kalau proses beribadah umroh cuma butuh dikerjakan sekali seumur tidak mati seperti beribadah haji

3. Pendapat Ketiga

Pendapat terkuat dalam hal semacam ini yaitu umroh adalah beribadah harus untuk yang dapat dengan dikerjakan sekali seumur tidak mati. Sedang yang memiliki pendapat kalau umroh adalah beribadah sunnah dalilnya dipandang lemah hingga tidak bisa jadikan hujjah.

Jadi untuk orang yang dapat, dalam sekali seumur tidak mati begitu disarankan agar berupaya untuk menunaikan beribadah umroh.

Beribadah umroh dapat segera dikerjakan waktu melakukan beribadah haji lewat cara melakukan haji dengan qiran atau tamattuâ

Karna dalam haji qiran serta tamattuâ telah ada umroh di dalamnya hingga keutamaannya dapat bisa disejajarkan dengan beribadah haji yang disebut rukun Islam serta beribadah harus untuk orang yang dapat.

Leave a Reply