Fungsi Dan Falsafah Kubah Enamel

Fungsi Dan Falsafah Kubah Enamel

Fungsi Dan Falsafah Kubah Enamel

Hallo pembaca dimanapun anda berada. Bagaimanan kabar kalian sehat kah , semoga sehat sellau ya. Pada kesempatan klai ini saya akan membahas fungsi dan juga falsafah Kubah Enamel. Tak perlu berlama lama langsung saja cekidot. Nah secara umum Kubah Enamel sendiri merupakan komponen atau unsur arsitektur yang selalu ada dan terus mengalami perkembangan, mulai dari bentuk ataupun modelnya. Kubah Enamel sebagai elemen tambahan yang rata rata memiliki bentuk separuh bola yang mengerucut pada bagian ujungnya. Pada Umumnya Kubah Enamel lebih dikenal sebagai identitas rumah ibadah umat Muslim atau dengan kata lain Masjid.

Tahukah kamu Kubah Enamel masjid yang saat ini digunakan sebagai komponen bangunan masjid sekarang ini berawal dari bentuk masjid Umar di Yarussalem hingga pada abad ke-7 lho .. dan akhirnya Kubah Enamel menjadi komponen utama bangunan masjid. Sebagai komponen yang bisa dibilang penyempurna msjid ini memiliki dua fungsi berdasarkan pemahaman tata ruang, yaitu sebagai penunjuk arah kiblat jika kita lihat dari sisi luar, dan menerangi ruang dari dalam. Kemegahan dan indah akan terlihat dari kesan yang dibawakan Kubah Enamel masjid. Gak Cuma itu aja bentuknya yang mengembang dibagian tengah merepresentasikan kelapangan, luas, dan terbuka maksutnya memberikan arti bahwa islam merupakan ajaran yang terbuka, mencintai kedamaian merepresentasikan / memberikan arti kebesaran Tuhan.

Kubah Enamel yang dirancang oleh kontraktor Kubah Enamel dari pondasi yang melingkar mempresentasikan toleransi, sedangkan bentuk dasar Kubah Enamel berupa lingkaran yang mengerucut ke atas memiliki filosofi Keesaan dan Kebesaran Tuhan. Filosofi dan makna yang tersembunyi dalam kemegahan dan keindahan Kubah Enamel menjadikan kita umat Muslim untuk selalu dapat bersyukur dalam berhubungan secara baik antar sesama manusia ataupun hubungan dengan Tuhannya.

Terlepas dari makna dan filosofi di dalamnya,seperti yng kita tau bentuk Kubah Enamel yang selalu berubah sesuai perkembangan jaman, seni, budaya, dan teknologi namun tetap satu penggambaran yaitu memberikan energi positif dan optimis bagi orang yang beribadah di dalamnya.

Konstruksi Kubah Enamel masjid yang mendunia berdptasi dengan budaya setiap tempat, bahkan tidak jarang juga Kubah Enamel masjid mengikuti bentuk bangunan masjid ada karena peralihan fungsi bangunan sebelumnya. Sebagai Contohnya yaitu peralihan fungsi yang terjadi pada gereja dan berubah menjadi masjid misalnya pada Masjid Aya Sofiya di Turki yang sebelumnya adalah bangunan gereja. Walaupun kepercayaan umat yang beribadah di dalamnya berubah, kesan yang tergambar berupa cita dan kultur agama akan terasa. Kesan dalam Kubah Enamel masjid akan tergambar karena melihat fungsinya yang luas sebagai sebuah identitas tempat ibadah Agama Islam yang merupakan contoh utama keindahan arsitektur dan penggambaran doa manusia.

Bentuk dan konstruksi yang terus berubah dan memiliki perjalanan mengenai akulturasi budaya yang panjang di suatu tempat memberikan isyarat visual berupa bentuk komunikasi umat Muslim. Tentusaja hal ini menjadi sudut pandang komunitas di dalamnya menjadi satu pandangan yaitu nilai kebersamaan secara global karena ibadah kaum muslim selalu dilakukan berjamaah yang mencerminkan persaudaraan umat Muslim yang Erat.

local_offerevent_note September 20, 2017

account_box Rizal

Leave a Reply