Bisakah Kopi Mengurangi Resiko Diabetes?

Diabetes adalah penyakit dimana tubuh tidak memproduksi atau menggunakan insulin dengan benar. Artikel ini dipersembahkan oleh penyedia obat peninggi badan tiens, selengkapnya baca di obat peninggi badan tiens. Insulin adalah hormon yang dibutuhkan untuk mengubah gula, pati dan makanan lainnya menjadi energi yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Penyebab diabetes terus menjadi misteri, meski genetika dan faktor lingkungan seperti obesitas dan kurang olahraga tampil memainkan peran.

Kopi mengurangi risiko diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum kopi cenderung tidak terkena diabetes tipe 2. Tidak diketahui apakah kafein atau beberapa bahan lain dalam kopi bertanggung jawab atas efek perlindungannya.

Para peneliti ingin melihat apakah ada kaitan antara diabetes dan minum kopi dan teh hijau, hitam, dan oolong. Peserta menyelesaikan kuesioner rinci tentang kesehatan, kebiasaan gaya hidup, dan berapa banyak kopi dan teh yang mereka minum. Kuesioner diulang pada akhir masa tindak lanjut 5 tahun.

Ketika faktor lain diperhitungkan, para periset menemukan bahwa semakin banyak peserta minum teh dan kopi hijau, semakin kecil kemungkinan mereka terkena diabetes. Orang yang minum enam cangkir atau lebih teh hijau atau tiga atau lebih cangkir kopi setiap hari kira-kira sepertiga lebih kecil kemungkinannya untuk terkena diabetes. Hubungannya lebih kuat pada wanita daripada pria. Tidak ada pola yang terlihat dengan teh hitam atau oolong. (lihat Gejala Diabetes)

Vitamin D dan Kalsium Dapat Menurunkan Resiko Diabetes Tipe 2 pada Wanita Kurangnya vitamin D dan kalsium mungkin terkait dengan diabetes tipe 2. Lebih dari 80.000 wanita yang ikut serta dalam Nurses ‘Health Study. Selama 20 tahun, lebih dari 4.800 wanita mengembangkan diabetes tipe 2.

Para peneliti menemukan bahwa asupan gabungan lebih dari 1.200 miligram kalsium dan lebih dari 800 unit vitamin D dikaitkan dengan risiko 33% lebih rendah untuk diabetes tipe 2 (dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi lebih sedikit kalsium dan vitamin D). Hasilnya menunjukkan bahwa mengkonsumsi lebih banyak vitamin D dan kalsium membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 pada wanita.

Diabetes adalah kelainan yang ditandai dengan hiperglikemia atau peningkatan glukosa darah (gula darah).

Tubuh kita berfungsi paling baik pada tingkat gula tertentu dalam aliran darah. Jika jumlah gula dalam darah kita terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka kita biasanya merasa tidak enak. Diabetes adalah nama kondisi dimana kadar gula darah secara konsisten berjalan terlalu tinggi. Diabetes adalah kelainan endokrin yang paling umum.