5 cara Memilih Nama Chatbot untuk Bisnis

Apakah kamu mencari nama yang cocok untuk chatbot barumu? Nama bot yang cerdas dan mudah diingat akan membantu membuat tim layanan pelangganmu lebih mudah dijangkau. Menemukan nama yang tepat lebih mudah diucapkan daripada dilakukan tetapi kali ini kamu akan mendapat tips menemukan nama bot yang cocok untuk bisnismu.

Tentukan peran chatbot

Chatbots adalah alat yang dapat disesuaikan untuk melakukan tugas berbeda. Beberapa chatbots adalah asisten virtual, sementara yang lain mengotomatiskan proses rutin dari website. Chatbot dapat menjawab pertanyaan sederhana dari pelanggan atau meneruskan permintaan obrolan langsung ke agen. Setelah kamu menguraikan fungsi dan kemampuan bot kamu, tentukan nama yang tidak terlalu jelas, deskriptif, atau membosankan.

 

Buat kepribadian untuk bot kamu

Sudah menjadi sifat kita untuk menghubungkan karakteristik manusia dengan benda-benda yang tidak hidup. Kepribadian membuat bot lebih menarik dan menyenangkan untuk diajak bicara. Tanpa kepribadian, obrolanmu bisa dilupakan, membosankan, atau mudah diabaikan.

 

Pilih jika kamu ingin nama manusia atau nama robot

iRobot, perusahaan yang menciptakan Roomba, melakukan survei terhadap nama-nama yang diberikan pelanggan kepada robot mereka. Dari sepuluh yang paling populer, delapan di antaranya adalah nama manusia seperti Rosie, Alfred, Hazel dan Ruby.

Memberi chatbot nama manusia sepertinya pilihan yang aman karena pengguna merasa akrab dan nyaman. Ini menciptakan kesan bahwa pelanggan menerima bantuan langsung dari perwakilan layanan.

 

Pertimbangkan apakah nama itu harus berdasarkan jenis kelamin

Apakah kamu berpikir bahwa chatbot harus memiliki jenis kelamin? Jika ya, yang mana dan mengapa?

Sebuah nama perempuan sepertinya merupakan pilihan yang paling jelas mengingat betapa populernya mereka di antara chatbots saat ini dan asisten suara. Laboratorium Kecerdasan Buatan MIT menciptakan program komputer pemrosesan bahasa yang disebut Eliza pada tahun 1966, dan banyak lainnya segera menyusul.

Sebuah studi global yang dilakukan oleh Amdocs menemukan bahwa 36% konsumen lebih menyukai chatbot wanita daripada pria (14%). Hal ini dikarenakan terdengar sopan, perhatian, dan cerdas juga memiliki peringkat tinggi sesuai dengan sifat kepribadian yang diinginkan.

 

Pastikan chatbot kamu benar-benar berfungsi

Itu benar, nama yang mudah diingat tidak berarti apa-apa jika chatbot kamu tak berfungsi dengan baik. Tentu saja kamu tidak akan pernah bisa 100% yakin bahwa chatbot-mu akan dapat memahami setiap permintaan, tetapi kamu dapat sangat meminimalisir resikonya. Berhati-hatilah saat menulis bahasa bot dan mengembangkan kepribadiannya. Kamu tidak ingin menggunakan kata “pintar” atau “jenius” dalam namanya hanya untuk berperilaku seperti sebaliknya.

Itu dia 5 cara untuk memilih nama chatbot untuk bisnis. Berkembangnya teknologi saat ini memang semakin memudahkan kita untuk mengakses apa pun dengan mudah baik di internet atau aplikasi smartphone. Salah satu contoh adalah dalam mengakses kebutuhan pendidikan yang saat ini menjadi suatu hal penting bagi semua orang. Aplikasi Cakap hadir untuk memberikan solusi belajar online bahkan terdapat fitur-fitur lain seperti Cakap Chat dan Cakap Live yang merupakan platform interaksi langsung untuk belajar secara online dengan waktu yang fleksibel. Di Cakap, kamu bisa belajar bahasa Mandarin, bahasa Jepang, dan bahasa Inggris.

Baca Juga: Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris

local_offerevent_note April 9, 2019

account_box Doory

Leave a Reply